Dona’s Delight

Biji Salak Ubi Ungu

Sebentar lagi puasa, maka akan lebih sering kita membuat jajanan tradisional, makanan yang dibuat dari resep turun temurun dari nenek moyang kita. Dan biasanya kalau makanan tradisional atau jajan pasar, kelebihannya tuh kita bisa bikin tanpa resep alias dengan feeling atau perasaan kita aja. Apalagi zaman dulu di kampung-kampung, orang ga mikir untuk mencatat resep. Tetapi kita hidup di zaman sekarang, yang kadang kita lebih percaya resep daripada “feeling” kita sendiri, alias ga PD, bener ga sih? hehe..

Ya udah atas permintaan teman-teman dan follower di FB akhirnya aku harus membuat resep secara langsung, karena selama ini kalau masak makanan Indonesia lebih memakai feeling aja.

Dan pilihan ku kali ini untuk berbagi resep biji salak. Kali ini aku memakai ubi ungu, karena selain  cantik warnanya, dan aku pikir rasanya juga lebih smooth (halus) atau agak ringan  ya daripada ubi kuning yang terlalu tajam dan sangat specific sekali.

Untuk melihat live video aku membuat biji salak ini bisa di lihat link di bawah ini.

Live video membuat biji salak

Bahan-bahan

  • 350-400 gr ubi ungu kukus
  • 50 gr tepung tapioka + 35 gr tapioka
  • sejumput garam
  • 1/2 sdt vanili
  • 100 gr + (1 sdm gula pasir (optional))
  • 600 ml air

Cara membuat :

  1. Kukus ubi ungu, selagi masih panas kupas kulitnya dan haluskan ubi ungu.
  2. Campur ubi ungu yang telah halus dengan 50 gr tepung tapioka, sejumput garam dan 1 sdm gula pasir.
  3. Bulat-bulatkan ubi ungu.
  4. Masak air bersama 100 gr gula pasir, hingga mendidih.
  5. Masukan ubi ungu yang telah kita bulat-bulatkan
  6. Masak hingga ubi ungu mengambang beberapa saat.
  7. Cairkan 35gr tepung tapioka bersama sedikit air, lalu tuangkan secara perlahan sambil di aduk-aduk ke dalam panci tempat memasak ubi ungu. Masak hingga tepung tapioka terasa matang dan kuah mengental.

catatan :

Sajikan dengan kuah santan yang telah kita masak dengan garam dan daun pandan.

Biji salak ini kebetulan harı ini aku sajikan dengan bubur sumsum dan ketan hitam Kacang hijau serta tapioka pearl (mutiara)

bubur kampiun

bubur kampiun

From my home to your home, baking with love.

 

 

 

 

 

 

Leave a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

1 2 3 4 5